Sabtu, 06 Maret 2010

Kamis, 25 Februari 2010

Lagu D'Masiv


JANGAN MENYERAH


Tak ada manusia... yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali... sgala yang telah terjadi
Kita pasti pernah, dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini... tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada... hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini... melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan... kebesaran dan kuasaNya
Bagi hambaNya yang sabar, dan tak kenal putus asa

Jangan menyerah, jangan menyerah, jangan menyerah
jangan menyerah, jangan menyerah, jangan menyerah
ho... ooo... ooo

Syukuri apa yang ada... hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini... melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan... kebesaran dan kuasaNya
Bagi hambaNya yang sabar, dan tak kenal putus asa
dan tak kenal putus asa....

Selasa, 17 November 2009

PRAYER FOR TODAY



PRAYER FOR TODAY

I asked for strength ...
and God gave me difficulties to make me strong

(Aku minta kekuatan ...
dan Allah memberiku berbagai kesulitan untuk membuat aku kuat)


I asked for wisdom ...
and God gave me problems to solve
(Aku minta kebijaksanaan ...
dan Allah memberiku berbagai masalah untuk ku pecahkan)

I asked for prosperity ...
and God gave me a brain and brawn
to work
(Aku minta kemakmuran ...
dan Allah memberiku pikiran serta tenaga untuk bekerja)

I asked for courage ...
and God gave me obstacles to overcome
(Aku minta keberanian ...
dan Allah memberiku berbagai rintangan untuk ku atasi)

I asked for love ...
an
d God gave me troubled people to help
(Aku minta cinta ...
dan Allah memberi orang-orang bermasalah untuk ku tolong)

I asked for favors ...
and God gave me opportunities
(Aku minta berbagai bantuan ...
dan Allah memberiku berbagai peluang)


I received nothing I wanted ...
but I received everything I needed
(Aku tidak memperoleh hal-hal yang ku inginkan ...
namun aku mendapat semua yang ku butuhkan)

Live life without fear, confront all obstacles
And ... know that you can overcome them ...
(Menjalani hidup tanpa takut, menghadapi semua rintangan
Dan ... tahu pasti bahwa Engkau dapat mengatasinya)









Selasa, 18 Agustus 2009

Kamis, 02 Juli 2009

Intisari Renungan Harian (4)




Stop Mengeluh

Baca: Bilangan 11:1-3
Ayat Mas: Filipi 4:4

“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! …..”

Dalam sebuah khotbahnya pada bulan Juli 2006, Pdt. Will Bowen dari Gereja One Community Spiritual Center, Kansas City, Amerika, menyerukan gerakan berhenti mengeluh. Ia lantas membagikan gelang karet berwarna ungu kepada setiap anggota jemaatnya. Aturan mainnya sederhana, gelang itu harus dipakai terus-menerus selama 21 hari di salah satu pergelangan tangan, bisa kanan atau kiri. Dan selama itu tidak boleh mengeluh. Jika hal tersebut dilanggar, maka gelang itu harus dipindahkan ke pergelangan tangan yang lain dan jumlah hari dihitung kembali lagi dari awal. Saat ini, gelang karet itu telah tersebar sebanyak enam juta buah di seluruh dunia. Banyak orang telah merasakan perubahan positif karena menjalankan program berhenti mengeluh ini, khususnya dalam berelasi dan bekerja sama dengan orang lain.

Rupanya manusia memang cenderung lebih mudah mengeluh atau bersungut-sungut daripada bersyukur; lebih mudah melihat hal-hal yang kurang daripada hal-hal baik dalam hidupnya. Seperti sikap umat Israel. Kasih dan pemeliharaan Tuhan kepada mereka selama berada di padang gurun begitu jelas—mulai dari mengirimkan tiang awan dan tiang api untuk menuntun mereka, sampai mengirimkan burung puyuh dan manna untuk makanan mereka—tetapi tetap saja mereka suka mengeluh.

Sikap suka mengeluh ini tidak ada gunanya. Dan Tuhan juga tidak senang. Karenanya harus dilawan; jangan dituruti, apalagi dijadikan kebiasaan. Caranya, fokuskan pikiran pada hal-hal yang baik dalam hidup ini, dan berusahalah untuk selalu berkata positif.

MENGELUH DAN BERSYUKUR ITU SOAL PILIHAN
PILIHLAH UNTUK SELALU BERSYUKUR


Penulis: Ayub Yahya
(Renungan Harian, 1 Juli 2009)

Senin, 22 Juni 2009

Rabu, 17 Juni 2009

Intisari Renungan Harian (3)





TERTAWA ITU SEHAT


Amsal 17 : 22
"Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang"

Tertawa dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Suatu penelitian menyebutkan bahwa suara tawa dapat membuat tubuh lebih kebal dari penyakit hingga 40 persen. Tertawa menjadikan tubuh kita lebih aktif menghadang infeksi dan kuman penyakit. Tertawa juga mempermudah pernapasan. Dengan tertawa, udara jenuh dalam tubuh lebih mudah keluar. Udara tersebut akan digantikan oleh udara segar yang diperlukan tubuh. Pergantian udara memperkaya kandungan oksigen dalam darah serta membersihkan alat-alat pernapasan.

Tertawa itu menyehatkan. Bukan hanya bagi tubuh, namun juga bagi hati. Hati yang gembira bersukacita di dalam Tuhan, melayani Dia dengan gembira, dan menikmati kebaikanNya. G.K. Chesterton berpendapat, ibadah kita seharusnya menjadi sukacita tanpa akhir. Sayangnya, menurut pengamatan Philip Yancey, orang kristiani cenderung hebat dalam bekerja, ahli dalam berdoa, namun tertinggal dalam soal tawa tertawa. Kalau tidak percaya, silahkan saja bertanya, apa kesan orang pada umumnya tentang kekristenan. Apakah "keriangan" termasuk gambaran yang melintas dalam benak mereka?

Kemampuan untuk tertawa, terlebih mentertawakan diri sendiri, termasuk salah satu tanda kedewasaan. Di satu sisi, tertawa memperlihatkan kesadaran dan penerimaan : bahwa kita ini memang makhluk-makhluk berdosa yang ada kalanya bertingkah bodoh, dan karena itu menggelikan. Di sisi lain, tertawa menyiratkan pengakuan : bahwa hanya dengan pertolongan Tuhanlah kita bisa mengatasi kebodohan tersebut.

Nah, sudahkah Anda tertawa hari ini?


(Renungan Yayasan Gloria, 8 Juni 2009)

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Depok, Jawa Barat, Indonesia